28 August 2013

Mau Sehat dan Panjang Umur? Ini Rahasianya!



Kematian adalah kepastian bagi manusia, tetapi kapan kematian itu datang, tidak ada yang mengetahuinya. Sebagai manusia, kita hanya dapat berusaha agar kita tetap sehat dan dapat hidup lebih lama.


Panjang umur tentu dambaan sebagian besar manusia, apalagi tetap sehat di usia senja. Sampai saat ini, setidaknya ada dua kelompok masyarakat di dunia ini yang panjang umur dan masih bugar di usianya yang lanjut. Kedua kelompok itu adalah masyarakat Okinawa dan Sardinia yang memiliki harapan hidup di atas 100 tahun.

Kita tahu bahwa rajin olahraga dan makanan sehat dapat memanjangkan umur. Namun, hal tersebut bukanlah satu-satunya pengaruh panjangnya umur seseorang, melainkan rasa cinta, kasih sayang, persahabatan, dan kehangatan yang juga memiliki efek luar biasa bagi kualitas kesehatan dan kesejahteraan.

Interaksi yang melibatkan emosi positif berperan besar dalam menyehatkan tubuh. Tertawa dan berpelukan adalah dua hal terpenting yang memengaruhi kesehatan.  Maka dari itu, tidak heran jika masyarakat barat memiliki National Hugging Day. 

Mereka menyadari bahwa berpelukan memiliki efek positif terhadap kesehatan . Hal ini dapat dilihat dari interaksi suami-istri. Suami-istri yang sering berpelukan memiliki keterikatan emosi yang lebih kuat dibanding yang jarang berpelukan. Begitu juga seorang anak yang sering dipeluk orangtuanya, akan lebih merasa aman. Dan semua itu berujung pada rasa bahagia.

Aktivitas di atas berpengaruh terhadap perasaan kecukupan cinta, kasih sayang, jiwa yang hangat  dan menjauhkan pikiran dari tingkat stress yang tinggi
Karenanya, seseorang yang lebih bahagia, cenderung memiliki umur panjang dan sehat sejahtera.

Sumber: diolah dari berbagai sumber

Penulis: Dik D.F/@arukido

Reactions:

0 comments:

Post a Comment